Pameran Budaya Alat Musik Tradisional Imigran Baru Dimulai, Musik Dari Semua Negara Asia Tenggara Berbunyi

Pada tanggal 19 April, Pameran Budaya Alat Musik Tradisional Imigran Baru yang digelar di Fongle Sculpture Park Activity Center lantai 1 telah resmi dimulai. Pameran ini selain memperkenalkan alat musik atau instrumen dari beberapa negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam, juga menggelar beberapa kegiatan menarik agar masyarakat lebih mengenal budaya imigran baru dari berbagai sudut seperti memasak masakan khas, kelas origami timbul, DIY alat musik, undian, dll.  

Pemerintah Kota Taichung mengadakan pameran budaya Imigran Baru dengan tema yang berbeda setiap tahun. Tema tahun ini adalah alat musik tradisional, dari “Xilofon” Kamboja, “Sheng” Thailand, “Hulusi” Vietnam, “Gendang” Indonesia hingga “Mandolin” Filipina. Masing-masing alat musik memiliki nada yang unik dan memiliki latar belakang budaya yang dalam. Namun, masyarakat umum jarang memiliki akses mengenal budaya musik Asia Tenggara. Dengan semakin banyaknya imigran baru di Taiwan, melalui pameran ini, Pemerintah Kota Taichung berharap masyarakat dapat merasakan pesona musik Asia Tenggara dan merangkul budaya yang beragam.

Pada acara pembukaan tanggal 19 kemarin, grup orkestra Indonesia yang terkenal, Rebana IMIT Nurul Qulub, diundang untuk tampil. Permainan musik yang indah membuat penonton terkagum-kagum. Asosiasi Promosi Budaya Kota Taichung juga memimpin teman-teman imigran baru untuk memperkenalkan alat musik pada pameran tersebut. Ada juga seorang teman dari Indonesia yang menyenandungkan lagu untuk ditebak, dan ketika pembawa acara mengumumkan jawabannya, yang sangat mengejutkan bagi para pengunjung bahwa banyak lagu terkenal seperti “Tien Mi Mi” dari Teresa Teng dan “Song Song” dari Ling Feng, ternyata semuanya ditulis ulang dari lagu-lagu rakyat Indonesia. Acara ini membuat semua orang menyadari bahwa kita selalu berhubungan erat dengan budaya Asia Tenggara, hanya saja kita tidak mengetahuinya.

Menanggapi pandemi virus corona / COVID-19, Biro Urusan Sipil menekankan bahwa Pusat Seni Budaya akan memperkuat desinfeksi lingkungan setiap hari, dan menyediakan peralatan desinfeksi (alkohol). Setiap pengunjung harus mengukur suhu, memakai masker , dan menyemprot tangan mereka dengan alkohol. Pameran akan digelar hingga 31 Desember tahun ini, bagi yang tertarik jangan sampai melewatkannya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, harap kunjungi website “Pameran Budaya Alat Musik Tradisional Imigran Baru” : https://www.sgf3535.tw/2020new/news.html

 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close