CECC: 700 Pekerja Migran Ilegal Tertahan di Taiwan! Vietnam Hanya Boleh Keluar tidak Boleh Masuk

Warga mengatakan karena tidak memenuhi kriteria pemeriksaan dengan biaya sendiri, mereka tidak dapat ke Vietnam untuk menikah dengan pacarnya yang hamil. Pada konferensi pers tanggal 23, CECC menyatakan akan melonggarkan kriteria pemeriksaan dengan biaya sendiri. Namun, CECC juga menekankan masalah berat lainnya, yaitu karena kemampuan tes Vietnam tidak cukup, jumlah pekerja migran ilegal asal Vietnam di Vietnam terhitung dari tahun baru hingga sekarang telah mencapai 700 orang dan tidak dapat dipulangkan ke Vietnam.

Pekerja migran Vietnam paling banyak berada di Taiwan dan Jepang, lebih dari 90% pekerja migran Vietnam bekerja di kedua negara tersebut. (Foto/ ANN)

Kini ada warga yang mengatakan bahwa ia hendak ke Vietnam untuk menikah dengan pacarnya yang telah hamil. Di imigrasi, ia perlu menyertakan bukti tidak tertular penyakit namun saat hendak melakukan pemeriksaan dengan biaya sendiri, ia tidak memenuhi kriteria. Karena itu, CECC menyatakan bahwa peraturan tersebut hanyalah aturan secara umum. Bila warga memiliki kebutuhan khusus lainnya, dapat menghubungi departemen luar negeri untuk memperoleh dokumen yang diperlukan untuk melakukan tes di 18 RS yang menyediakan layanan pemeriksaan dengan biaya sendiri. Usai konferensi pers, CECC juga merilis berita akan melonggarkan pemeriksaan dengan biaya sendiri.

Yan juga mengatakan bahwa saat ini Taiwan melakukan penerbangan ke Ho Chi Minh dan Hanoi Vietnam. Namun warga Vietnam sendiri pun sulit memasuki perbatasan melalui kedua penerbangan ini, jadi akan tetap sulit bagi sang pria untuk menikah ke Vietnam. Beliau melanjutkan, dari dulu sampai sekarang, pekerja migran ilegal yang dikarantina terakumulasi mencapai 700 orang dan penyebabnya adalah karena tidak bisa memulangkan mereka ke Vietnam.

Chen Zong-Yan menyebut, akhir-akhir ini CECC Taiwan beserta departemen luar negeri telah berkali-kali menghubungi pemerintah Vietnam dan berharap dapat memulangkan para pekerja migran tersebut supaya dapat mengurangi beban pusat karantina. Mekipun komunikasi belum berhasil, mereka juga dapat memaklumi keperluan pencegahan pandemi di Vietnam. Beliau melanjutkan, dalam masa pandemi ini, pekerja migran ilegal asal Indonesia dan Thailand telah berangsur dipulangkan dan hanya pekerja migran Vietnam yang tidak dapat dipulangkan. 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close