失聯移工遇移民官以為是同鄉 熱情打招呼被逮超傻眼 I  Petugas Imigrasi Dikira Teman Setanah Air, PMI yang Hilang Kontak Menyapa Dengan Ramah Namun Malah Tertangkap

移民署南區事務大隊屏東縣專勤隊在八月初時,於屏東某出租套房內查獲9名失聯移工,未料事隔不到一個月,又再度接獲民眾檢舉,稱同一處住房內有數名非法移工出入,屏東專勤隊於是出動移民官不定期勘查並進行調查。沒想到,一名移民官竟在某次埋伏時被一名印尼籍失聯移工誤認為是同鄉,對方還熱情對他打招呼,他於是立刻將人抓獲,對方當場傻眼。

Tim Khusus dari Kantor Imigrasi Wilayah Selatan pada awal bulan Agustus menemukan 9 PMI yang hilang kontak di rumah kontrakan di Pingtung, tidak disangka sebulan kemudian ada warga yang melapor bahwa ada banyak PMI yang hilang kontak keluar masuk ke satu rumah, maka tim khusus dari Kantor Imigrasi Pingtung sering pergi ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tidak disangka, seorang petugas imigrasi yang sedang menyamar disapa dengan ramah oleh salah seorang PMI yang hilang kontak, ia mengira petugas tersebut merupakan teman setanah air. Saat itu juga petugas imigrasi melakukan penangkapan, PMI tersebut pun sangat tercengang.

根據媒體報導,這名移民官是原住民籍,也許是因為膚色黝黑,才讓失聯移工誤認為是同鄉,還主動上前打招呼,沒想到卻是「羊入虎口」,讓他因此被逮。屏東專勤隊隨後搜索該這處,查獲五名印尼籍移工、一名越南籍移工,以及一名逾期停留外僑;結合八月初的查緝行動,一共在同一住處查獲16名非法失聯移工。

Berdasarkan laporan media, petugas imigrasi ini merupakan orang penduduk asli Taiwan atau aborigin, mungkin karena warna kulit lebih gelap maka PMI tersebut mengira ia merupakan teman setanah air, dan masih berinisiatif datang untuk menyapa. Tidak disangka, seperti domba masuk ke kandang singa, ia malah tertangkap. Tim khusus Kantor Imigrasi Pingtung melakukan penyelidikan atas tempat ini, dan menemukan 5 pekerja migran Indonesia, 1 pekerja migran Vietnam, dan 1 orang overseas yang masa tinggalnya telah habis berlaku. Bila menggabungkan jumlah penangkapan pada awal Agustus lalu, jumlah pekerja migran yang telah ditangkap di satu tempat tinggal yaitu sebanyak 16 orang.

移民署提醒雇主,勿非法聘僱、媒介或容留失聯移工或其他非法外來人口,違反者可處新臺幣15萬元以上75萬元以下罰鍰,5年內再次違反更可被處最重3年以下有期徒刑、拘役或科或併科新臺幣120萬元以下罰金。

Kantor Imigrasi mengingatkan majikan agar tidak mempekerjakan, memperkenalkan atau memberi tumpangan pada pekerja migran gelap atau orang lain yang datang secara tidak legal. Bila melanggar, akan dikenakan denda sebesar 150 ribu sampai 750 ribu, jika mengulanginya lagi dalam kurun waktu 5 tahun, dapat dikenakan pidana maksimal 3 tahun penjara, detensi atau denda maksimal NTD 1,200,000.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close