「好想爸爸!」越南偷渡犯自首聲淚俱下 坦承想念年幼孩子 | “Rindu Ayah!” Penumpang Gelap Asal Vietnam Menyerahkan Diri dengan Berlinang Air Mata, Mengaku Rindu Anaknya

自首當天,阿羊潸然淚下跟專勤隊人員表示,在越南有一名年紀還小的孩童,每天都會以通訊軟體和小孩連繫,時刻關心家人也同時一解思鄉之苦。(圖/移民署提供)Di hari menyerahkan diri, Ah Yang meneteskan air mata dan berkata pada Brigade Operasi Khusus bahwa ia memiliki anak yang masih kecil di Vietnam. Setiap hari ia akan menghubunginya melalui aplikasi komunikasi. Selain menanyakan kabar keluarga, juga untuk melepas rasa rindunya pada kampung halaman. (Foto/ kontribusi Badan Imigrasi)

移民署南區事務大隊雲林縣專勤隊日前受理一名越南籍偷渡犯「阿羊」(化名)自首,經專勤隊人員深入詢問,阿羊娓娓道來偷渡過程的始末。阿羊表示為了改善家中經濟狀況,鋌而走險以偷渡方式來臺,當初也是逼不得以,在朋友的慫恿下,繳了鉅額的偷渡費。

Brigade Operasi Khusus Kabupaten Yunlin bagian Tim Urusan Daerah Selatan Badan Imigrasi pada beberapa hari lalu menangani kasus seorang penumpang gelap asal Vietnam bernama “Ah Yang” (nama alias)  yang menyerahkan diri. Dalam interogasi, Ah Yang menceritakan proses ia menjadi penumpang gelap.  Ah Yang mengatakan bahwa demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, ia memberanikan diri menjadi penumpang gelap dan datang ke Taiwan. Awalnya ia juga terpaksa, dan atas bujukan temannya ia membayar biaya untuk menjadi penumpang gelap. 

由於本身家境經濟條件就不好,又給仲介高額偷渡費,阿羊已身無分文,只好硬著頭皮從越南行走數百公里到中國,並輾轉在不見天日的船艙內搭船來臺,過程中以命相搏十分驚險。

Karena kondisi ekonomi keluarganya tidak baik, ditambah membayar biaya menumpang gelap yang tinggi kepada agen perantara, Ah Yang yang sudah tidak memiliki apa-apa terpaksa berjalan menempuh ratusan kilometer ke Cina dan menaiki perahu yang tertutup ke Taiwan. Perjalanannya mempertaruhkan nyawa dan sangat menegangkan.

自首當天,阿羊潸然淚下跟專勤隊人員表示,在越南有一名年紀還小的孩童,每天都會以通訊軟體和小孩連繫,時刻關心家人也同時一解思鄉之苦。在臺期間,為了賺回所支付的偷渡費用,四處打黑工且身兼數職,肝臟因長期勞累也出現了問題。

Di hari ia menyerahkan diri, Ah Yang meneteskan air mata dan berkata pada Brigade Operasi Khusus bahwa ia memiliki anak yang masih kecil di Vietnam. Setiap hari ia akan menghubunginya melalui aplikasi komunikasi. Selain menanyakan kabar keluarga, juga untuk melepas rasa rindunya pada kampung halaman. Selama di Taiwan, demi memperoleh biaya yang telah dibayar untuk menjadi penumpang gelap, ia harus bekerja diam-diam di banyak tempat, dan hatinya juga bermasalah karena sering kelelahan dalam jangka waktu panjang. 

內心的思念加上身體的勞累,讓阿羊開始動了想回家的念頭,且每次在視訊時,聽到小孩以童言童語的口吻說:「好想爸爸,爸爸什麼時候才要回家?」,在親情的呼喊下,阿羊終於想通,體悟到家人才是自己最好的依靠,下定決心至移民署自首,等待遣返回家。

Rasa rindu di hati dan rasa lelah pada tubuh membuat Ah Yang mulai ingin pulang ke rumah. Ditambah lagi setiap kali menghubungi keluarganya ia mendengar anaknya berkata: “aku rindu ayah, kapan ayah akan pulang?” Karena panggilan keluarga, Ah Yang akhirnya menyadari bahwa keluarga adalah sandaran yang paling baik baginya  dan memutuskan untuk menyerahkan diri pada Badan Imigrasi, kini tengah menunggu untuk dipulangkan. 

雲林縣專勤隊隊長鄧宇哲表示,呼籲國人勿因一時便利而聘僱失聯移工或未經工作許可之外國人從事工作,一旦被查獲將依違反就業服務法裁罰15萬元以上75萬元以下罰鍰,5年內再犯者,更將可能面臨3年以下有期徒刑的刑責。若有相關疑問,可撥打雲林縣專勤隊電話(05-5346119)諮詢。

Kepala Brigade Operasi Khusus Kabupaten Yunlin Teng Yu-Zhe menghimbau warga supaya tidak mempekerjakan pekerja migran kaburan atau orang asing yang tidak memiliki izin kerja demi kemudahan sesaat. Bila tertangkap, maka akan dikenakan denda sebesar 150 ribu sampai 750 ribu sesuai aturan Undang-undang Ketenagakerjaan Taiwan. Bila melanggar lagi dalam waktu 5 tahun, juga mungkin akan dipidana penjara maksimal 3 tahun. Bila ada pertanyaan, dapat menghubungi Brigade Operasi Khusus Kabupaten Yunlin di (05-5346119).

移民署南區事務大隊雲林縣專勤隊日前受理一名越南籍偷渡犯「阿羊」(化名)自首,經專勤隊人員深入詢問,阿羊娓娓道來偷渡過程的始末。(圖/移民署提供)Brigade Operasi Khusus Kabupaten Yunlin bagian Tim Urusan Daerah Selatan Badan Imigrasi pada beberapa hari lalu menangani kasus seorang penumpang gelap asal Vietnam bernama “Ah Yang” (nama alias) yang menyerahkan diri. Dalam interogasi, Ah Yang menceritakan proses ia menjadi penumpang gelap. (Foto/ kontribusi Badan Imigrasi)

Related Articles

Back to top button
Close