移工夫婦埋死嬰並非遺棄 檢方不起訴 | Pasangan Pekerja Migran Mengubur Mayat Bayi bukan Menelantarkan, Pihak Jaksa tidak Menggugat

(圖/Pixabay)
(Foto/ Pixabay)

一對在台灣工作的印尼籍夫妻,因為疏於照顧剛出生的男嬰,使得才出生三天的男嬰死亡,由於妻子為逃逸移工,擔心身分曝光的兩人,因此請鄭姓男子幫忙開車,和丈夫一起到山區掩埋男嬰遺體。直到移民署發現男嬰消失,整件事才浮上檯面。

Sepasang suami istri pekerja migran asal Indonesia yang bekerja di Taiwan, karena lalai merawat bayi laki-laki yang baru lahir, menyebabkan bayi yang baru lahir 3 hari tersebut meninggal. Karena sang istri adalah pekerja migran kaburan, mereka takut identitas mereka ketahuan sehingga meminta tolong pria bermarga Zheng untuk menyetir mobil, bersama-sama dengan pasangan suami istri tersebut mengubur mayat bayi laki-laki di daerah pegunungan. Hingga Badan Imigrasi menyadari kalau bayi laki-laki tersebut hilang, kejadian tersebut barulah diketahui. 

經檢方調查,這對夫婦是在去年5月1日於新竹市1間婦產科生下男嬰,沒想到三天後發現男嬰失去呼心和心跳,當時緊急請鄭姓男子開車載往婦產科,然而到院前發現嬰兒已無生命跡象。由於不希望身份曝露,因而改前往新竹縣山區將男嬰掩埋。

Menurut penyelidikan pihak kejaksaan, pasangan suami istri tersebut melahirkan bayi laki-laki di sebuah klinik dokter kandungan di Kota Hsinchu pada tanggal 1 Mei tahun lalu.  Namun tak disangka, setelah 3 hari mereka menyadari kalau sang bayi kehilangan nafas dan detak jantung. Pada waktu itu mereka segera meminta pria bermarga Zheng untuk menyetir ke klinik kandungan, namun sebelum tiba mereka menyadari kalau sang bayi telah meninggal. Karena tidak ingin identitasnya ketahuan, mereka lantas menuju daerah pegunungan di Kabupaten Hsinchu untuk mengubur sang bayi.

移民署查詢後發現有生產紀錄,但卻沒有男嬰,追查之下發現男嬰已死亡,三人均坦承用包巾裹住屍體,並掩埋,否認殺嬰和虐待。鄭姓男子則表示1年前開白牌車時結識女性移工,曾載過她幾次,後來接到她來電表示需要幫忙載男嬰去看醫生。結果女性移工從診所出來就一直哭,說要去把男嬰埋掉,於是他就載兩人上山。

Setelah diselidiki, Badan Imigrasi menemukan adanya catatan kelahiran, namun bayi laki-laki tersebut tidak ditemukan. Setelah ditelusuri, mereka menemukan kalau sang bayi telah meninggal. Ketiga orang tersebut mengaku membungkus mayat bayi dengan kain dan menguburnya, namun membantah telah membunuh dan menganiaya bayi. Pria bermarga Zheng mengatakan bahwa ia berkenalan dengan sang wanita pekerja migran saat menyetir mobil antar jemput tahun lalu. Ia pernah mengantarnya beberapa kali, dan kemudian mendapat telepon darinya yang meminta tolong untuk mengantar bayi laki-laki melihat dokter. Namun ketika keluar dari klinik, wanita pekerja migran tersebut terus menangis dan berkata akan mengubur bayi laki-laki, sehingga ia mengantar mereka berdua ke gunung. 

檢方解剖男嬰後已認定沒有他殺行為,而移工夫婦「掩埋」死亡男嬰的行為符合穆斯林宗教文化,而鄭南協助掩埋,並非湮滅夫妻殺人案件,三人均不起訴。

Setelah melakukan autopsi mayat bayi, pihak kejaksaan telah memastikan tidak adanya tindakan pembunuhan. Tindakan pasangan pekerja migran “mengubur” bayi laki-laki tersebut juga sesuai dengan budaya Agama Islam, dan pria bermarga Zheng membantu mengubur juga bukan untuk menghilangkan bukti pembunuhan mereka, sehingga mereka bertiga tidak digugat.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close