質疑外籍配偶非在室提告「騙婚」 新住民團體:台男須調整心態 | Curiga Pasangan Migran Bukan Perawan Lalu Melaporkan Penipuan Pernikahan; Asosiasi Imigran Baru : Pria Taiwan Harus Mengatur Ulang Sikap Hatinya

近期有名蔡姓男子控告婚姻仲介,介紹有過男友、「非在室女」的對象,涉嫌騙婚要求賠償,地方法院一審被判敗訴。「台灣新住民人權展望協會全國總會」理事長張晉祥針對此案,建議台灣男子的心態要調整,「當你問女方是否處女?對方是否也能問你是處男?」他直言不管什麼國籍,都不能把婚姻當作商品,或是把人當作物品。

Baru-baru ini, seorang pria bermarga Cai menggugat agensi pernikahan, karena memperkenalkan pacar yang pernah memiliki pasangan sebelumnya dan bukan perawan, dan menggugat mereka melakukan penipuan pernikahan dan menuntut kompensasi, dan pengadilan setempat kalah gugatan pada tingkat pertama. Menanggapi kasus ini, Zhang Jinxiang, ketua Asosiasi Nasional Hak Asasi Imigran Baru Taiwan, menyarankan agar mentalitas pria Taiwan harus diatur ulang, “Ketika Anda bertanya kepada wanita tersebut apakah dia masih perawan? Pihak lain juga berhak bertanya apakah Anda masih perjaka? “. Tidak ada yang dapat memperlakukan pernikahan sebagai komoditas atau memperlakukan orang sebagai objek.

張晉祥進一步指出,他未從事跨國婚姻介紹,但參與新住民人權團體後發現,在台的外籍配偶新住民很弱勢,很需要外界協助,過去也協調過很多類似跨國婚姻糾紛。而針對這起案例,他認為不論娶外籍配偶的動機是什麼,起碼要能滿足外籍配偶的基本需求。

Zhang Jinxiang menjelaskan lebih lanjut, dia tidak terlibat dalam agensi pernikahan transnasional, tetapi setelah berpartisipasi dalam kelompok hak asasi imigran baru, dia menemukan bahwa pasangan asing dan imigran baru di Taiwan sangat lemah dan membutuhkan bantuan dari luar. Dia juga telah mengkoordinasikan banyak konflik pernikahan transnasional serupa sebelumnya. Dalam hal ini, pihaknya meyakini bahwa apapun motivasi seseorang menikah dengan pasangan asing, setidaknya harus dapat memenuhi kebutuhan dasar dari pasangan asing tersebut.

像是越南是母系社會,由女生出門工作,到現代才越來越多越南男性賺錢工作,但大部分女生需要寄錢回越南老家,如台灣男性能滿足越南妻這家計需求,生活對待態度能好些、有疼愛心,漸進培養感情,不暴力相向,相信能獲得越妻認同、終老一生。

Seperti Vietnam merupakan masyarakat yang lebih memprioritaskan ibu, dan wanitalah yang pergi beekerja, sampai saat ini jaman modern, pria baru lebih banyak keluar untuk bekerja, namun banyak dari wanita harus mengirim uang ke rumahnya di Vietnam, maka jika pra Taiwan dapat memenuhi kebutuhan hidup sang istri, berperilaku baik dan menyayangi mereka, perlahan akan dapat memupuk cinta, dan tidak ada kekerasan di rumah tangga, dan pastinya akan dapat memenangkan hati sang istri Vietnam dan bersama sampai melewati hari tua nanti.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close