曾遭機器壓斷手指陷低潮!越南新住民成立NGO幫助更多姐妹 | Pernah Jatuh Dalam Masa Suram Karena Jarinya Putus Oleh Mesin, Imigran Baru Vietnam Mendirikan NGO Untuk Membantu Saudari Lainnya

來自越南的新住民武氏芳恆在會中分享自己克服人生低潮,成立關懷協會的故事。(圖中間/新北市社會局)| Seorang imigran baru Vietnam, Wu Shi Fangheng, pada pertemuan tersebut ia menceritakan kisahnya tentang cara mengatasi masa kelam dalam kehidupan dan mendirikan asosiasi kepedulian masyarakat. (Di posisi tengah foto / Biro Sosial Kota New Taipei)

昨(8)日是國際婦女節,全球民眾一同紀念身邊那些偉大、堅強的女性榜樣。為響應婦女節,新北市社會局舉辦「新北『女子』日子幸福密碼」活動,市長侯友宜在會中與四名婦女透過「星座」暢談婦女政策和議題,其中包括來自越南的新住民武氏芳恆,在會中分享自己如何克服人生低潮,成立關懷協會的故事。

Kemarin (8) adalah Hari Wanita Internasional, dan orang-orang di seluruh dunia memperingati sosok model perempuan yang hebat dan kuat di sekitar mereka. Menanggapi Hari Wanita Internasional, Biro Sosial Kota New Taipei menyelenggarakan acara “Kata Sandi Kebahagiaan Wanita Kota New Taipei”. Dalam pertemuan tersebut, Walikota Hou Youyi membahas kebijakan dan masalah wanita melalui “zodiak” dengan empat wanita, termasuk seorang imigran baru dari Vietnam, Wu Shifang Heng, yang dalam pertemuan tersebut membagikan kisahnya tentang bagaimana mengatasi masa kelam kehidupan dan pada akhirnya mendirikan asosiasi kepedulian.

來自越南的武氏芳恆23年前遠嫁來台,剛嫁到臺灣時為了貼補家用,到工廠做工卻不慎被機器壓斷手指,右手遭輾斷3根,送醫急救只接回1根,此次意外讓她陷入低潮,一度想不開。儘管她在「台灣工作傷害受害人協會」幫助下向工廠討回公道,但心理創傷卻始終好不了。

Wu Shifang Heng dari Vietnam menikah dengan Taiwan 23 tahun yang lalu. Saat pertama kali menikah dengan Taiwan, secara tidak sengaja ia tertimpa mesin saat ia bekerja di sebuah pabrik, tiga jari tangan kanannya patah dan hanya satu jari yang berhasil disambung kembali ketika dia dikirim ke rumah sakit untuk perawatan darurat. Kecelakaan itu membuat ia jatuh dalam masa suram, dan dia hampir sempat ingin menyerah untuk hidup. Meskipun dia akhirnya memperjuangkan keadilan terhadap pabrik dengan bantuan “Asosiasi Korban Cedera Kerja Taiwan”, trauma psikologisnya tidak pernah sembuh.

為撐起家中經濟照顧兩個孩子,武氏芳恆開始到八里渡船頭賣一口香腸,也曾在水老街賣船票,後來因緣際會才到八里衛生所擔任母語通譯員,認識更多需要幫助的新住民姊妹,激發她決心成立新住民關懷協會,3年來透過法律諮詢、社會福利申請等服務扶助許多新住民。

Demi menghidupi keluarga dan mengasuh kedua anaknya, Wu Shi Fangheng mulai berjualan sosis di dermaga Bali. Ia juga berjualan tiket ferry di jalanan tua Shui. Akhirnya karena takdir, ia mendapatkan kesempatan pergi ke Klinik Kesehatan Bali dan menjadi penerjemah bahasa asli Vietnam dan mengenal lebih banyak saudari yang memiliki kebutuhan. Ini yang menginspirasinya untuk mendirikan Asosiasi Peduli Imigran Baru, yang telah membantu banyak imgiran baru melalui layanan konsultasi hukum dan pengajuan kesejahteraan sosial dalam tiga tahun terakhir.

她在會中向姊妹們精神打氣:「不管生活多辛苦,遭遇多少困難,要勇敢的走下去,新北市政府一定會和我們站在一起!」

Dia menghibur para saudari selama pertemuan: “Tidak peduli seberapa keras hidup ini dan berapa banyak kesulitan yang Anda hadapi, Anda harus terus maju dengan berani. Pemerintah Kota New Taipei pasti akan mendukung kita!”

在台灣近百萬名新住民及新二代中,以女性佔大多數,他們多在數十年前離鄉背井遠嫁台灣,除了要在遠離原生家庭、親朋好友等社會網絡的環境下努力適應文化、語言隔閡,往往還要肩負起養兒育女、承擔家中經濟的重擔;不少新住民甚至經歷婚變,只能獨自想辦法在台謀生,實屬不容易,令人敬佩。藉著婦女節,讓我們一同紀念台新住民的堅強精神吧。

Di antara hampir satu juta imigran baru dan generasi kedua imigran baru di Taiwan, mayoritasnya adalah wanita. Sebagian besar dari mereka meninggalkan kampung halaman dan menikah dengan pasangan Taiwan beberapa dekade yang lalu. Selain bekerja keras untuk beradaptasi dengan budaya di lingkungan yang jauh dari mereka. keluarga asli, kerabat dan teman, dan komunitas sosial lainnya, seringkali harus memikul beban kendala bahasa  serta membesarkan anak dan beban keuangan keluarga. Banyak imgiran baru bahkan mengalami kegagalan pernikahan dan harus menemukan sendiri cara untuk mencari nafkah di Taiwan. Itu tidak mudah dan sangat mengagumkan. Melalui Hari Wanita Internasional ini, marilah kita memperingati semangat yang kuat dari para imigran baru di Taiwan.

來自越南的新住民武氏芳恆在會中分享自己克服人生低潮,成立關懷協會的故事。(圖/新北市社會局)| Seorang imigran baru Vietnam, Wu Shi Fangheng, pada pertemuan tersebut ia menceritakan kisahnya tentang cara mengatasi masa kelam dalam kehidupan dan mendirikan asosiasi kepedulian masyarakat. (Foto / Biro Sosial Kota New Taipei)
Tags

Related Articles

Back to top button
Close