柯文哲稱「移工黑戶寶寶太多」引議 勞動局:將宣導衛教 | Ko Wen-Je Sebut “Bayi Penduduk Gelap PMA Terlalu Banyak” Timbulkan Kontroversi, Disnaker: Akan Beri Himbauan

(示意圖/shutterstock)
(Foto ilustrasi/ shutterstock)

(文/中央社)北市勞動局擬辦移工學校,台北市長柯文哲提起移工黑戶寶寶問題,建議向女性移工宣導避孕。勞動局長陳信瑜允諾訪視時會進行衛生教育宣導。

(Artikel/ CNA) Dinas Tenaga Kerja Kota Taipei berencana untuk mendirikan sekolah bagi pekerja migran. Saat walikota Taipei Ko Wen-Je mengungkit soal masalah bayi penduduk gelap yang lahir dari pekerja migran, ia menyarankan untuk memberi himbauan pencegahan kehamilan kepada pekerja migran wanita. Kepala disnaker Chen Xin-Yu berjanji akan memberikan himbauan edukasi kesehatan saat mengadakan kunjungan. 

北市勞動局表示,台灣外籍移工超過70萬人,對勞動力與家庭照顧力很重要,也與國人生活緊密相連,北市預計開辦移工學校,打造文化包容的友善城市。

Disnaker Kota Taipei menyebut bahwa jumlah pekerja migran di Taiwan lebih dari 700 ribu orang. Mereka merupakan sumber tenaga kerja dan perawatan keluarga yang sangat penting serta berhubungan erat dengan kehidupan warga lokal. Kota Taipei berencana untuk mendirikan sekolah pekerja migran demi membangun kota ramah yang memiliki rasa toleransi budaya.

台北市長柯文哲在聽取報告的會議中則指出,台灣移工有5萬人失聯,推估「黑戶寶寶」近1萬人, 建議向女性移工宣導服用避孕藥或事後藥,不過此番發言被質疑是歧視移工。

Saat mendengar laporan dalam rapat, walikota Taipei Ko Wen-Je menyebut bahwa di Taiwan ada 50 ribu orang pekerja migran kaburan dan “bayi penduduk gelap” diperkirakan sekitar 10 ribu orang. Ia menyarankan untuk menghimbau pekerja migran wanita supaya menggunakan obat mencegah kehamilan. Namun ucapan ini dianggap sebagai diskriminasi terhadap pekerja migran.

柯文哲上午聯訪時被問及此事,直言「我不知道哪個地方歧視」,並表示失聯的移工生下的寶寶,雖然北市府有在南港設立關愛之家照顧,但是源頭要處理。

Saat ditanya mengenai hal ini dalam wawancara pagi, Ko Wen-Je berkata, “saya tidak tahu bagian mana yang menjadi diskriminasi”. Ia juga mengungkapkan mengenai bayi yang dilahirkan oleh pekerja migran kaburan, meskipun pemkot Taipei menyediakan Rumah Kasih di Nangang untuk merawat mereka, namun sumber masalahnya tetap harus diselesaikan.

勞動局表示,移工剛入台的30日內,勞動局都會派員訪查關懷,並進行衛教宣導,事實上懷孕是移工的自主權,但仍會告訴移工留意與異性的關係,以及使用相關避孕措施。

Disnaker menyebut bahwa dalam 30 hari setelah pekerja migran masuk ke Taiwan, mereka akan mengutus petugas untuk menjenguk dan memberikan himbauan kesehatan. Sebenarnya hamil merupakan hak pekerja migran, namun mereka tetap akan mengingatkan pekerja migran untuk waspada mengenai hubungan dengan lawan jenis serta menggunakan alat kontrasepsi yang ada.

勞動局指出,局裡也有執行「全國首創移工家庭安心支持計畫」及「北市外籍看護工雇主安心計畫」,仍會持續到移工家中進行訪視,將會同時宣導避孕的重要性。

Disnaker juga mengadakan “Program Nasional Pertama Mendukung Keselamatan Keluarga Pekerja Migran” dan “Program Keselamatan Majikan Pekerja Migran Perawat Kota Taipei”. Mereka akan terus melakukan kunjungan ke tempat tinggal pekerja migran, sekaligus memberi penyuluhan mengenai pentingnya mencegah kehamilan. 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close