Pasar dan Supermarket Taipei Berlakukan Pembagian Waktu Belanja Berdasarkan Angka Terakhir KTP, Warga Asing Gunakan ARC

Pasar. (foto ilustrasi, tidak berhubungan dengan artikel ini/ diambil dari Pixabay)

Pasar umum, supermarket dan pusat perbelanjaan besar di kota Taipei mulai besok akan memberlakukan aturan pembagian waktu berbelanja di akhir minggu berdasarkan nomor terakhir KTP. Walikota Ko Wen-Je pada hari ini mengingatkan warga untuk membawa KTP saat keluar, atau menggunakan TaipeiPASS untuk menyelesaikan pencatatan nama dan identifikasi. 

Untuk mencegah pasar tradisional menjadi celah dalam pencegahan pandemi, pada tanggal 6 lalu Ko Wen-Je mengumumkan bahwa semua pasar umum, pusat perkumpulan stand, supermarket, dan pusat perbelanjaan besar di Kota Taipei pada akhir minggu akan memberlakukan pembagian waktu belanja berdasarkan angka terakhir pada KTP. Angka ganjil berkunjung pada hari Minggu dan angka genap berkunjung pada hari Sabtu. Bagi yang melanggar, akan dikenakan denda sebesar 3000-15000 NTD.

Ko Wen-Je mengatakan bahwa memberlakukan aturan pembagian waktu secara paksa adalah demi mengurangi beban pekerjaan polisi. Mereka tidak perlu berdiri di pintu masuk dan memeriksa KTP satu per satu. Warga dihimbau untuk mengunduh aplikasi TaipeiPASS, dan dengan hanya memindai QR Code akan dapat menyelesaikan proses pencatatan nama dan memastikan apakah boleh memasuki tempat berbelanja, sehingga tidak memerlukan KTP lagi. 

Ko Wen-Je mengatakan bahwa setelah ini bila warga Taipei ingin berbelanja dan memasuki berbagai lokasi, mereka harus membawa KTP, sedangkan teman-teman dari luar negeri harus membawa ARC. Tapi ia lebih menyarankan untuk menggunakan TaipeiPASS, supaya prosesnya menjadi lebih praktis. 

Kepala departemen informasi dan teknologi pemkot Taipei Lu Xin-Ke menambahkan bahwa “stasiun pengaturan pencatatan nama dan pembagian waktu pasar” yang didirikan oleh departemen informasi dan teknologi memiliki fungsi pencatatan nama, pengaturan jumlah orang, mengecek suhu, mengecek pemakaian masker dan desinfeksi. Warga hanya perlu menunjukkan QR Code TaipeiPASS atau memindai KTP, dan sistem akan mencatat jumlah orang, mengukur suhu dan mengecek pemakaian masker secara otomatis. 

Lu Xin-Ke mengatakan bahwa pertama-tama sistem ini akan ditempatkan sebanyak 5 buah di pasar Nanmen Zhongji untuk diuji coba, dan sistem akan dioptimasi seiring dengan penggunaannya. Setelah dinilai tingkat kelayakan dan kematangannya, ruang penggunaan sistem akan diperluas, dan tujuannya adalah semua pasar umum di Taipei dapat menggunakannya. (Artikel/CNA)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close