Filipina Meminta Bantuan Vaksin Dari Taiwan? Istana Kepresidenan Membantah Dengan Tiga Poin Pernyataan

Beberapa media baru-baru ini mengklaim bahwa Filipina mengirim surat ke Taiwan yang mengatakan bahwa jika vaksin domestik Taiwan disetujui untuk Emergency Use Authorization (EUA), Filipina akan langsung mengakui EUA Taiwan, serta akan langsung melakukan penyuntikan untuk masyarakat lokal tanpa menjalani uji klinis Fase 3. Pemerintah Filipina membantah rumor tersebut pada tanggal 15. Selain itu, Istana Kepresidenan membantah rumor tersebut dengan mengeluarkan tiga poin pernyataan melalui juru bicaranya Zhang Dunhan.

Mengenai apakah produsen vaksin dalam negeri sedang mendiskusikan kerja sama eksperimental dengan Filipina atau mengadopsi EUA, dan apakah pemerintah Filipina mendiskusikan bantuan vaksin dengan pemerintah Taiwan, Zhang Dunhan mengatakan bahwa beberapa orang telah mencampur adukkan dua hal ini, tetapi faktanya telah diklarifikasi dan diperjelas bahwa ini ada dua hal yang berbeda. Ia juga mengeluarkan tiga poin pernyataan.

Pertama-tama, Pusat Komando Wabah (CDC) tidak mengatakan bahwa pemerintah Filipina telah mengirim surat kepada pemerintah Taiwan, dan Food Drugs and Administration (FDA) juga telah menjelaskan kepada publik bahwa mereka belum menerima surat tersebut. Pusat Komando Wabah menemukan beberapa media menuliskan judul berita yang salah, dan telah meminta media terkait untuk memperbaikinya. Selain itu, Kantor Kepresidenan tidak mengomentari hal-hal mengenai produsen vaksin Taiwan secara individu telah mencari negara lain untuk kerja sama eksperimental luar negeri. Akhirnya, pemerintah Filipina dengan jelas menyatakan tidak mengajukan bantuan vaksin ke Taiwan, dan pemerintah Filipina tidak menulis surat kepada pemerintah Taiwan.

Zhang Dunhan mengatakan bahwa meskipun persoalan telah diklarifikasi, sangat disayangkan bahwa masih ada beberapa orang yang tertarik dan mencampur aduk dua hal ini, ini tidak hanya tidak membantu publik dengan pemahaman yang benar, tetapi juga tidak membantu pencegahan wabah secara positif, bahkan tidak memiliki efek positif untuk hubungan antara Taiwan dan Filipina.

Ingat:
Karena situasi pandemi COVID-19, Pusat Komando Wabah terus memperketat pemantauan kondisi pandemi dan pengontrolan tepi, jika demam, batuk atau gejala tidak enak badan setelah masuk Taiwan, mohonungi Hotline-masker masuk Taiwan, mohonungi hotline 1922, atau 0 , dan riwayat perjalanan dan riwayat kontak, untuk mempermudah diagnosis dan laporan.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close