Situasi Pandemi Mereda! Kementerian Tenaga Kerja: Pergantian Majikan Untuk Pekerja Migran Sektor Keluarga Dibuka Mulai Tanggal 1 Juli

Pekerja Migran Sektor Keluarga (Gambar Ilustrasi / Data foto)

Karena pandemi domestik telah mereda, Kementerian Tenaga Kerja mengumumkan bahwa mereka akan memprioritaskan pemulihan pekerjaan bagi pekerja migran jenis perawat rumah tangga dan pembantu rumah tangga mulai tanggal 1 Juli, dan mereka dapat mengganti ke majikan sektor keluarga lainnya untuk melanjutkan kontrak kerja mereka (termasuk pertukaran majikan setelah habis masa kontrak). Pertukaran majikan pekerja migran sektor industri lain masih belum dibuka dan akan ditinjau ulang tergantung pada kondisi pandemi.

Kementerian Tenaga Kerja menyatakan bahwa majikan baru yang menerima perpanjangan kontrak pekerja migran sektor keluarga harus mengatur jadwal bagi pekerja migran untuk ke institusi medis yang memenuhi syarat untuk melakukan tes PCR pada hari perpanjangan kontrak kerja (termasuk pergantian majikan setelah masa berlaku kontrak), dan biaya tes harus dibayar oleh majikan baru. Jika majikan baru tidak mengatur pemeriksaan PCR pada hari hari perpanjangan kontrak kerja (termasuk pergantian majikan setelah masa berlaku kontrak), ia dapat didenda NTD 60.000 hingga NTD 300.000, dan izin kerja perpanjangan tidak akan dikeluarkan dan kuota akan dihapuskan. Selain itu, jika majikan mempercayakan agen untuk merawat pekerja migran, lalu agen yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan melanggar protokol pencegahan pandemi juga akan didenda mulai NTD 60.000 hingga NTD 300.000.

Jika seorang pekerja migran yang lanjut dipekerjakan dan dikonfirmasi positif setelah PCR, majikan baru harus memikul tanggung jawab dan mengikuti “Pedoman untuk Mempekerjakan Pekerja Migran dalam Menghadapi Pneumonia Parah Menular Khusus : Tindakan Pencegahan dan Manajemen untuk Pekerjaan, Kehidupan, dan Berpergian Bagi Pekerja Migran” (selanjutnya disebut pedoman untuk Majikan), bekerja sama dengan unit kesehatan untuk mengatur perawatan medis atau mengirim ke stasiun karantina terpusat untuk perawatan isolasi, dan melanjutkan perawatan bagi kasus yang dikonfirmasi serta pengurusan pembebasan karantina yang sesuai dengan ketentuan. Jika pekerja migran dinyatakan negatif setelah tes PCR, majikan baru harus mengikuti pedoman majikan untuk melakukan pemantauan kesehatan harian bagi pekerja migran dan mencatat riwayat keluar-masuk pekerja migran.

Kementerian Tenaga Kerja menjelaskan lebih lanjut, karena pengaruh penghentian sementara pergantian majikan atau pekerjaan oleh pekerja migran, maka keadaan berikut ini akan diberlakukan:

  1. Bagi yang awalnya telah disetujui oleh Kemenaker untuk pergantian, karena pergantian tersebut ditangguhkan karena surat dari Kementerian Tenaga Kerja pada tanggal 7 Juni 2021 : Jika seorang pekerja migran sektor keluarga telah terdaftar pada agen layanan ketenagakerjaan publik dan telah diumumkan untuk pergantian/transfer, maka terhitung sejak 1 Juli 2021, sistem pergantian akan secara otomatis memberikan jangka waktu pergantian selama 60 hari; Jika pekerja migran sektor keluarga ingin menghentikan pengumuman pergantian, mereka dapat mengajukan permohonan ke agen layanan ketenagakerjaan umum yang mendaftarkan pengumuman untuk pembatalan pengumuman. Selain itu, bagi mereka yang telah menerima surat pindah keluar yang disetujui oleh Kementerian Tenaga Kerja dan belum terdaftar di agen layanan ketenagakerjaan umum, dapat mendaftar di agen layanan ketenagakerjaan dalam waktu 14 hari sejak tanggal 1 Juli 2021.
  2. Permohonan pindah keluar telah diajukan dan perpindahan keluar tidak disetujui oleh Kementerian Tenaga Kerja : Karena kategori ini tidak mendapat persetujuan pergantian dari Kementerian Tenaga Kerja, maka dalam waktu 60 hari mulai 1 Juli 2021,majikan atau pekerja migran dapat mendaftar ulang ke Kementerian Tenaga Kerja untuk pergantian majikan.
  3. Mereka yang telah mengajukan untuk pindah setelah berakhirnya masa kontrak, dan majikan dan pekerja migran telah sesuai kualifikasi peraturan, dan pemindahan tersebut tidak disetujui karena surat dari Kementerian Tenaga Kerja pada tanggal 7 Juni 2021: Jika masa kerja di majikan awal saat ini belum berakhir, maka silakan mengajukan permohonan kembali untuk pergantian setelah habis masa kontrak, perpanjangan kontrak, pergantian umum atau perpanjangan kerja sesuai dengan ketentuan pergantian/transfer; Jika masa kerja asli pekerja migran telah habis masa berlakunya, sesuai dengan ketentuan surat tanggal 23 November 2020, pekerja migran yang tidak dapat ke luar negeri karena dampak pandemi, dimana kontrak kerja awalnya telah habis dan majikan belum mengajukan permohonan pergantian kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk pergantian majikan atau pekerjaan, atau majikan telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk pergantian majikan atau pekerjaan setelah tanggal masa kontrak berakhir, dan pekerja migran tersebut belum menerima pergantian dari majikan baru. Maka pekerja migran harus mengulang proses pergantian majikan, dan kemudian majikan asli atau majikan baru akan lanjut mempekerjakan pekerja migran tersebut.
(Gambar / Disediakan oleh Kemenaker)

 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close