Diduga Membantu Penagihan Hutang Pekerja Migran Gelap, Departemen Imigrasi : Menangani Hak-Hak Karyawan Secara Adil

(Foto/dari Departemen Imigrasi)

 

Dikabarkan oleh media bahwa Departemen Imigrasi membantu pekerja migran ilegal untuk menagih hutang. Departemen Imigrasi menyatakan pada hari ini bahwa karena majikan masih berhutang gaji pekerja migran, maka mereka membantu untuk mengingatkan agensi, dan menyatakan tidak membantu menagih hutang, keadaan dengan majikan ini juga telah dilaporkan kepada Departemen Tenaga Kerja terkait.

Berdasarkan laporan, seorang pekerja migran Indonesia yang di Kaohsiung ditangkap setelah tiga tahun melarikan diri, tetapi Ms. Liu, majikan yang merupakan orang cacat, menyatakan ditagih oleh agensi untuk pembayaran gaji pekerja ini selama 11 hari, dan berpendapat bahwa Departemen Imigrasi, yang khusus menangkap pekerja migran yang melarikan diri, telah berubah menjadi kelompok penagih utang.

Departemen Imigrasi mengeluarkan siaran pers hari ini, menyatakan bahwa pekerja migran yang ilegal ini ditemukan oleh Satgas Khusus Kota Tainan dan telah di tahan. Namun, untuk menangani operasi pemulangan yang relevan, perlu menghubungi perusahaan perantara / agensi untuk membantu dalam pengambilan paspornya.

Namun, karena buruh migran mengaku masih memiliki penghasilan yang masih belum diterima, maka Departemen Imigrasi mengingatkan bagi pihak agensi, dan dengan sungguh-sungguh menyatakan bahwa pihaknya tidak mewajibkan agen untuk menagih secara paksa untuk setiap hutang dari majikan atau pergi menagih hutang kepada majikan atas nama pekerja migran.

Departemen Imigrasi menjelaskan, dalam proses komunikasi agensi dan majikan terjadi salah paham, selain memperkuat komunikasi dua belah pihak, kasus majikan ini telah dilaporkan untuk diurus oleh otoritas pengurusan tenaga kerja terkait.

移民署強調,由於勞資爭議及糾紛類型多元,署內執勤業務過程若發現勞資爭議事件,都是秉公處理,並依規定通報勞政機關依權責辦理,以兼顧勞雇雙方權益。(文/中央社)

Departemen Imigrasi menekankan bahwa karena jenis perselisihan perburuhan yang beragam, jika ada perselisihan perburuhan yang ditemui, mereka akan menanganinya secara adil dan tidak memihak, dan administrasi ketenagakerjaan akan diberitahukan sesuai dengan peraturan untuk Menangani nya. Hal ini dilakukan untuk memastikan keseimbangan antara hak dan tanggung jawab majikan dan pekerja. (Artikel / Kantor Berita Pusat)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close