Walau Sama-sama Kesulitan Selama Pandemi, PMA dan Pelajar Asing tidak Dapat Terima Voucher Stimulus Quintuple

Pekerja migran. (foto ilustrasi/ pemkot Taoyuan)

Pada tanggal 22 September, Kementerian Ekonomi akan memulai penghubungan Voucher Stimulus Quintuple secara digital dan ini menjadi perhatian publik. Kali ini sebagian orang asing diperbolehkan untuk mendaftar dengan syarat dan ketentuan berlaku. Namun, pekerja migran dan pelajar asing tetap tidak diperbolehkan untuk menerimanya.

Sebelumnya Empat Arah telah merangkum empat jenis identitas yang dapat menerima Voucher Stimulus Quintuple, yang mencakup: 1. orang yang memiliki KTP Taiwan dan usia tidak dibatasi; 2. lahir sebelum tanggal 30 April 2022; 3. pasangan asing yang memiliki izin tinggal; 4. orang asing yang memiliki APRC. Karena itu, pasangan asing dan orang asing yang memiliki izin tinggal berhak untuk menggunakan Voucher Stimulus Quintuple. Menurut kabar, orang asing sejumlah 13 ribu orang yang memiliki “APRC yang masih berlaku” serta memiliki “identitas duta asing” akan memperoleh hak untuk menggunakan Voucher Stimulus Quintuple kali ini.

Namun pekerja migran dan pelajar asing di Taiwan tidak termasuk dan tidak dapat menerima Voucher Stimulus Quintuple. Di Taiwan terdapat hampir 700 ribu orang pekerja migran. Kebanyakan merupakan pekerja pabrik atau pekerja perawat yang merawat orang tua sehingga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian dan industri perawatan jangka panjang Taiwan. Sejak awal mereka juga merupakan kaum lemah dan pukulan yang didapat selama pandemi juga tidak kecil, namun mereka tidak dapat menerima bantuan. Di antara puluhan ribu pelajar asing di Taiwan, banyak yang berasal dari keluarga kurang mampu dan harus bekerja paruh waktu untuk membiayai hidup. Sebelumnya saat penularan pandemi lokal terjadi dan Taiwan masuk dalam Siaga Nasional Tingkat Tiga, sudah banyak pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu kehilangan sumber pendapatan seketika, dan kini mereka juga dikucilkan dari berbagai subsidi yang tersedia.

Seorang pelajar S2 bermarga Nguyen asal Vietnam bercerita kepada Empat Arah bahwa kenyataan kalau pelajar asing tidak dapat menerima Voucher Stimulus Quintuple  membuatnya “merasa tidak adil dan juga agak sedih”. Ia merasa bahwa sebenarnya kini situasi kekurangan anak di Taiwan sangat parah. Bila imigran atau orang asing lainnya menetap di Taiwan, ini akan menguntungkan Taiwan. Mereka tidak hanya memecahkan masalah kurangnya sumber daya manusia, orang asing yang mempunyai pekerjaan juga pasti harus membayar banyak biaya seperti pajak penghasilan. “Saya pribadi merasa kami juga seharusnya dapat menerima subsidi pemerintah, terutama pelajar karena mereka sangat membutuhkannya”.

Kepala bagian kebijakan pekerja migran Asosiasi Pelayanan Warga Taoyuan Wang Ying-Da juga menyebutkan bahwa baik Voucher Stimulus Triple tahun lalu maupun Voucher Stimulus Quintuple tahun ini ditujukan untuk semua pelaku bisnis di berbagai bidang yang terpengaruh oleh pandemi dan supaya warga memperoleh subsidi. Karena itu, lebih baik disamaratakan dan biarkan semua orang yang berada di Taiwan dapat memperolehnya.

Wang berkata, “di satu sisi, pelaku bisnis di berbagai bidang dapat menerima imbalan yang nyata. Di sisi lain, sebenarnya tidak mudah bagi pekerja migran dan pelajar asing untuk tinggal di Taiwan. Khususnya karena situasi pandemi di negara asal mereka biasanya jauh lebih parah daripada Taiwan, sehingga pekerja migran mungkin harus menanggung beban keluarga yang lebih berat. Bantuan ekonomi yang diterima pelajar asing dari keluarga mereka juga mungkin berkurang karena hal ini, bahkan mereka mungkin jadi harus mengandalkan diri sendiri. Selain itu, karena pengaruh pandemi mereka semua tidak dapat pulang ke rumah dalam waktu yang lama”.

Wang menyebut, “Voucher Stimulus Triple dan Quintuple yang dapat dinikmati oleh warga dan pasangan asing tidak dapat mereka peroleh. Perasaan diperas seperti ini bagi mereka sangatlah membuat menderita. Ini juga membuat mereka semakin merasa dikucilkan oleh masyarakat Taiwan”. Ia meminta pemerintah untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat oleh Voucher Stimulus Triple tahun lalu supaya semua orang yang hidup dan bekerja di Taiwan dapat menikmati Voucher Stimulus Quintuple. Bila 700 ribu orang pekerja migran dan puluhan ribu pelajar asing dapat memperoleh Voucher Stimulus Quintuple, dapat dipastikan bahwa tidak akan sedikit bisnis yang diuntungkan. 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close