594 Ribu Vaksin AZ Akan Kadaluarsa, Chen ShiChung : Tidak Ada Rencana Memvaksin Pekerja Migran Kaburan 

Untuk mendorong penyuntikan vaksin AZ, Pusat Komando Wabah telah mengumumkan bahwa mereka akan membuka rumah sakit agar setiap orang bisa pergi mendapatkan vaksinasi secara langsung tanpa harus membuat janji di platform online, namun saat ini belum ada rencana untuk memberikan vaksinasi kepada pekerja migran kaburan. (Ilustrasi/shutterstock)

Vaksin AZ sebanyak 594.000 dosis yang dibeli akan tiba di Taiwan pada tanggal 7, tetapi masa berlakunya hanya sampai akhir November, mengingat perlu waktu 7 hari untuk tes sample, maka vaksinasi ini dapat dimulai paling cepat pada tanggal 15, yang berarti waktu yang tersisa untuk menghabiskan vaksin ini hanya sekitar dua minggu. Namun, karena situasi epidemi domestik telah mereda dan orang-orang menjadi tidak tertarik untuk divaksin. Untuk mendorong penyuntikan vaksin AZ, Pusat Komando Wabah telah mengumumkan bahwa mereka akan membuka rumah sakit agar setiap orang bisa pergi mendapatkan vaksinasi secara langsung tanpa harus membuat janji di platform online, namun saat ini belum ada rencana untuk memberikan vaksinasi kepada pekerja migran kaburan.

Menurut laporan media yang komprehensif, untuk mempromosikan tingkat penyuntikan vaksin AZ kepada masyarakat, Pusat Komando Wabah telah mengumumkan pembukaan fasilitas medis untuk orang-orang “on-the-go”, tanpa mendaftar melalui platform online reservasi vaksin. Selain itu, Pusat Komando Wabah juga mengumumkan bahwa interval antara dosis pertama dan kedua vaksin AZ akan dipersingkat dari 10 minggu menjadi 8 minggu, dihimbau agar masyarakat pergi menerima vaksinasi sesegera mungkin.

Sampai pada 8 November, tingkat penyuntikan vaksin telah melebihi 76% untuk dosis pertama dan 39% untuk dosis kedua. Dengan kondisi epidemi domestik yang perlahan mulai terkendali, jumlah vaksin tidak kekurangan seperti sebelumnya. Selain itu, beberapa orang juga khawatir tentang efek samping dari vaksin, dan membuat minat masyarakat untuk vaksinasi semakin dingin. Untuk menghadapi 594.000 dosis vaksin AZ yang akan segera disuntikkan, beberapa media bertanya kepada Komandan Chen Shi Chung dari Pusat Komando Wabah apakah dia akan berencana untuk memvaksinasi pekerja migran kaburan dengan vaksin AZ yang sebentar lagi akan kadaluarsa ini. Chen Shi Chung mengatakan bahwa saat ini tidak ada program yang akan dilangsungkan untuk memvaksinasi pekerja migran buronan/kaburan tanpa status hukum.

Setelah epidemi memanas tahun ini, Taiwan mendorong pekerja migran kaburan untuk menerima tes kesehatan dan berjanji bahwa mereka tidak akan dipulangkan. Namun, saat ini tidak ada konsensus di masyarakat mengenai apakah akan merencanakan vaksinasi untuk para pekerja migran kaburan. Pada pertengahan tahun ini, sebuah rumah sakit di Taipei mengalami epidemi karena infeksi dari perawat asing kaburan. Untuk mencegah infeksi pekerja migran kaburan menjadi tidak terkendali dalam pencegahan epidemi karena mereka tidak dapat dilacak keberadaannya, Walikota Taipei Ke Wenzhe menyerukan pemerintah pusat untuk merencanakan sebuah proyek untuk membantu para pekerja migran kaburan. Kelompok-kelompok hak asasi manusia non-pemerintah juga menyambut baik mengenai vaksinasi ini, tetapi masih belum ada implementasi terbuka yang resmi.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close